|
Learning Outcomes Sektor bisnis mampu mempraktikan Prinsip Bisnis berbasis Hak Anak dalam proses bisnisnya Objectives Cognitive 1. Sektor bisnis mampu mendeskripsikan pentingnya memperhatikan hak anak sebagai bagian dari pengembangan kebijakan pertanggungjawaban sosial dan lingkungan berdasarkan Konvensi Hak Anak 2. Sektor bisnis mampu menjelaskan prinsip umum yang mendasari hak anak 3. Sektor bisnis mampu menyebutkan dampak bisnis terhadap hak anak 4. Sektor bisnis mampu menemukan alternatif atau jalan tengah dalam menerapkan prinsip bisnis berbasis hak anak dalam proses bisnisnya 5. Sektor bisnis mampu mengidentifikasikan kerentanan dan risiko pelanggaran hak anak berdasarkan empat area dalam Prinsip Bisnis berbasis Hak Anak 6. Sektor bisnis dapat menentukan strategi mitigasi dalam merespon pelanggaran hak anak berdasarkan empat area dalam Prinsip Bisnis berbasis Hak Anak 7. Sektor bisnis memahami adanya kerangka hukum internasional dan nasional dalam merespon pelanggaran hak anak dalam praktik bisnis Skill 1. Kemampuan memetakan kebijakan internasional dan nasional sebagai acuan pengembangan kebijakan perlindungan anak 2. Menyusun dan mengembangkan kebijakan perlindungan hak anak sebagai pertanggungjawaban sosial dan lingkungan berdasarkan Prinsip Bisnis berbasis Hak Anak 3. Identifikasi kerentanan dan risiko pelanggaran hak anak yang terjadi di perusahaan dan kemampuan menganalisis situasi pelanggaran hak anak 4. Menyusun strategi akuntabilitas publik terkait dengan upaya-upaya yang dilakukan dalam merespon situasi pelanggaran terkait dengan sosial dan lingkungan |
Pada tahun 2013, UNICEF, Save the Children dan UNGC merumuskan Child Rights and Business Principles atau Prinsip Dunia Usaha dan Hak Anak
⅓ populasi di dunia adalah anak-anak dan 89 juta anak-anak ada di Indonesia
Untuk mencapai “setiap anak” maka “seluruh pihak perlu melakukan upaya” (dalam menghormati dan mendukung – pemenuhan dan perlindungan) anak dan hak mereka
Pihak swasta menjadi salah satu stakeholder dalam upaya pemenuhan tujuan pembangunan berkelanjutan
Pemerintah, akademisi, media, pihak swasta harus bekerjasama dalam melakukan upaya pemenuhan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG)
10 prinsip Child Rights and Business mendukung 17 SDG
10 prinsip dunia usaha dan hak anak:
Prinsip pertama, memenuhi tanggung jawabnya untuk menghormati hak-hak anak dan berkomitmen untuk mendukung hak asasi anak.
Prinsip kedua, berkontribusi menuju penghapusan perburuhan anak termasuk dalam seluruh kegiatan usaha dan hubungan usaha.
Prinsip ketiga, menyediakan pekerjaan yang patut bagi pekerja mudah, dan orangtua.
Prinsip keempat, menjamin perlindungan dan keselamatan anak di segala usaha dan berbagai fasilitas usaha.
Prinsip kelima, menjamin bahwa produk-produk dan jasa aman bagi anak; dan berupaya mendukung hak-hak anak melalui berbagai produk dan jasa.
Prinsip keenam, menggunakan pemasaran dan iklan yang menghormati dan mendukung hak-hak anak.
Prinsip ketujuh, menghargai dan mendukung hak-hak anak dalam kaitan dengan penguasaan dan penggunaan lahan dan lingkungan hidup.
Prinsip kedelapan, menghargai dan mendukung hak-hak anak dalam tatanan/rancangan keamanan.
Prinsip kesembilan, membantu melindungi anak yang terdampak keadaan darurat atau bencana.
Prinsip kesepuluh, memperkuat upaya masyarakat dan pemerintah untuk melindungi dan memenuhi hak anak
Bagaimana dunia usaha bisa melakukan perannya? Menghormati, mendukung (pemenuhan dan perlindungan hak anak). Dunia usaha menghormati hak anak dengan mengakui hak anak pada kebijakan, prosedur dan kode etik usaha. Dunia usaha mendukung oemenuhan dan perlindungan hak anak melalui inisiatif program tanggung jawab sosialnya
Care today, lead tomorrow.
Pada tahun 2030 diharapkan semua negara telah mencapai 17 tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG), sebab masih ada beberapa kasus berikut:
1 dari 3 anak balita mengalami stunting (gagal tumbuh)
1 dari 10 anak mengalami malnutrisi akut
14 dari 100 anak hidup di bawah garis kemiskinan nasional
UNICEF bersama para pihak berupaya mewujudkan yang terbaik untuk anak-anak indonesia
Bersama pihak swasta menjangkau anak-anak di wilayah yang belum terjangkau
Referensi video lainnya dapat diakses melalui link berikut:
***Hanya klik Next jika sudah menyelesaikan bagian ini***