Curriculum
Course: Digital Heroes: Bisnis Melindungi Hak Anak
Login

Curriculum

Digital Heroes: Bisnis Melindungi Hak Anak

Video lesson

Mengapa perlu melibatkan anak dan orang muda?

 

Learning Outcomes

Sektor bisnis melibatkan anak dalam proses pengembangan kebijakan perlindungan berdasarkan prinsip-prinsip Child Meaningful Participation

Objectives

Cognitive

1. Sektor bisnis mampu memahami pentingnya melakukan pelibatan anak dan orang muda dalam proses pengambilan keputusan di perusahaan tempat bekerja

2. Sektor bisnis mampu menjelaskan sembilan prinsip Child Meaningful Participation dan memberikan contoh berdasarkan hasil refleksi dalam menjalankan praktik bisnisnya

3. Sektor bisnis mampu menjelaskan empat elemen partisipasi anak dan memberikan contoh berdasarkan hasil refleksi dalam menjalankan praktik bisnisnya

4. Sektor bisnis mampu menyusun rencana aksi dalam melibatkan anak dan orang muda dalam pengembangan kebijakan perlindungan anak

Skill

1. Membuat alat ukur dalam mengaplikasikan prinsip Child Meaningful Participation dalam proses pengembangan kebijakan perlindungan anak

2. Mengembangkan rencana aksi dalam melibatkan anak dan orang muda dalam proses bisnisnya

 

Mengapa perlu melibatkan anak dan orang muda?

Konvensi Hak Anak (United Nation Convention on the Rights of the Child/UNCRC) Pasal 12

“Tiap anak berhak mengemukakan pendapat dan didengar serta dipertimbangkan pendapatnya dalam pengambilan keputusan yang akan memengaruhi kehidupannya atau kehidupan anak lain.”

  • Dalam menyusun dan mengimplementasikan kebijakan perlindungan anak, perusahaan perlu melibatkan anak dan orang muda sebab:

  1. Menciptakan kebijakan yang relevan

Pelibatan anak dan orang muda dalam penyusunan kebijakan perlindungan anak bukan hanya mekanisme untuk memperkuat keterlibatan mereka, tetapi juga upaya untuk menciptakan kebijakan yang relevan dengan fakta yang terjadi di lapangan

Aktivis Anak Muda sebagai Pembicara dalam World Economic Forum

World Economic Forum mengundang aktivis muda setiap tahun sejak tahun 2020 untuk berdialog dalam mendiskusikan permasalahan-permasalahan sosial terkini untuk mencari solusi. Sebelumnya, World Economic Forum menjadi sebuah wadah untuk para elit global, termasuk perwakilan dari dunia usaha, untuk mendiskusikan masa depan dari ekonomi secara global, termasuk menjadi inspirasi dalam menentukan agenda atau prioritas dari sebuah bisnis.

Sumber: https://www3.weforum.org/docs/WEF_AM20_10_Teenage_Change_Makers_at_AM20_Brochure.pdf

  1. Keberlanjutan dalam jangka panjang

  • UNICEF dan Save the Children tentang ‘Hak Anak dalam Kebijakan dan Kode Etik’ yang menguraikan bahwa memasukkan perspektif anak dalam strategi perusahaan dapat memperkuat kebijakan keberlanjutan perusahaan, menciptakan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi anak-anak, tetapi juga bagi komunitas luas dan sektor bisnis.

  • Peran anak sebagai agen perubahan dianggap kunci untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan, ini sejalan dengan Sustainable Development Goals 2030 dan United Nations Youth Strategy 2030 (SDGs Youth Hub, 2022).

Keterlibatan Anak Muda sebagai Komitmen TikTok untuk Keamanan Anak dan Orang Muda Secara Berkelanjutan

TikTok, sebagai perusahaan sosial media yang menyediakan video pendek, telah berkomitmen dengan lebih serius untuk melakukan perlindungan terhadap anak muda di platformnya. Komitmen tersebut diwujudkan dengan mendesain aplikasi menggunakan pendekatan Safety by Design untuk memastikan perlindungan terhadap komunitas pengguna TikTok. Untuk mewujudkan komitmen ini, TikTok bermitra dengan Child Rights Coalition Asia dan Child Fund Philippines untuk menyelenggarakan konsultasi anak bersama anak-anak muda di Filipina dan menjalin hubungan dengan organisasi non-profit agar tetap dapat terupdate dengan tren terkini. TikTok melakukan upaya tersebyt untuk memastikan lingkungan online yang aman dan positif secara terus menerus untuk pengguna yang ada di seluruh dunia.

Sumber: https://newsroom.tiktok.com/fil-ph/our-approach-to-safety

 

  1. Pengembangan kapasitas anak dan orang muda

  • Anak-anak dan orang muda memiliki wawasan unik yang langsung mencerminkan kebutuhan serta tantangan sehari-hari terkait isu perlindungan anak.

  • Partisipasi membantu anak membangun keterampilan seperti berpikir kritis, komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, dan pemecahan masalah.

Pemberdayaan dan Pendidikan bagi Perempuan Muda di Industri Pakaian melalui Program P.A.C.E (Personal Advancement, Career Enhancement)

Industri pakaian yang bernama Gap telah bekerjasama dengan International Centre for Research on Women telah menginisiasi program P.A.C.E sejak tahun 2007. Program ini memberdayakan dan meningkatkan pendidikan keterampilan hidup dan keterampilan kerja bagi para pekerja garmen perempuan muda di negara-negara berkembang. Hingga awal tahun 2021, lebih dari 800.000 perempuan dan anak perempuan dari 17 negara telah mengikuti program ini. Peserta program mengakui adanya peningkatan kepercayaan diri, produktivitas dan literasi keuangan setelah mengikuti program.

Sumber: https://bhr-navigator.unglobalcompact.org/case_studies/empowering-young-female-garment-workers/

 

Refleksi: “Bagaimana perusahaan Anda dapat melibatkan anak muda untuk menciptakan inovasi atau kebijakan yang lebih relevan?”

💬 Cara Berpartisipasi:
Silakan gunakan kolom Discussion yang dapat diakses melalui ikon chatbox kanan atas.
Ayo berikan jawaban opini Anda—pendapat Anda penting! 🚀

***Hanya klik Next jika sudah menyelesaikan bagian ini***